Fokal.id
  • Home
  • FokalNews
  • FokalAdver
  • FokalFigur
  • FokalKuliner
  • FokalTravel
  • FokalLife
  • FokalTekno
No Result
View All Result
Fokal.id
No Result
View All Result

Kawal 54 Delegasi, KodeKiddo Gelar Final Global Codeavour 7.0 di Indonesia

by Rico Muhammad Aziz
20 May 2026
in FokalTekno
Reading Time: 9 mins read
A A
Kawal 54 Delegasi, KodeKiddo Gelar Final Global Codeavour 7.0 di Indonesia
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tangerang, fokal.id – Akselerasi teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence atau Kecerdasan Artifisial (KA), telah mentransformasi lanskap kehidupan manusia sehari-hari. Menjawab tantangan zaman ini, Pemerintah Indonesia telah memperkuat fokus pada pendidikan digital sejak tahun 2025 lewat pembelajaran Coding AI bagi siswa TK hingga SMA. Sejalan dengan hal tersebut Codeavour 7.0 hadir sebagai wadah eksplorasi siswa melalui kompetisi global terkemuka di coding, AI. Dalam sambutan Bapak Jumail, B.Sc., M.Sc, Tenaga Ahli Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Transformasi Digital dan Kecerdasan Artifisial, menerangkan “Kami mengapresiasi dan mendukung program semacam ini, coding dan kecerdasan artifisial sudah menjadi urgensi dan kurikulum pilihan di lembaga pendidikan kita. Saat ini kompetisi Coding AI Codeavour 7.0 yang menghadirkan puluhan negara berlomba untuk menyajikan karya coding AI terbaik menjadi salah satu yang terbesar yang pernah diselenggarakan di Indonesia”.

Codeavour 7.0 merupakan salah satu bentuk kerjasama STEMPedia, Future Skills Education Foundation dan KodeKiddo. KodeKiddo—pelopor pembelajaran Koding AI anak di Indonesia sejak 2016 yang berpusat di Silicon Valley, AS—memiliki tujuan untuk mengembangkan pendidikan terutama dalam bidang Coding dan AI di Indonesia melalui visinya yaitu berkomitmen mengubah peran anak-anak Indonesia dari sekadar pengguna menjadi pencipta dengan teknologi terbaru ini.

Selain fokus memberikan pendidikan dan pelatihan, KodeKiddo juga aktif menyelenggarakan berbagai ajang kompetisi bertema teknologi, baik di tingkat regional, nasional, maupun melalui kolaborasi dengan organisasi global. Melalui peran sebagai mitra resmi untuk Indonesia, KodeKiddo sukses mengawal seluruh rangkaian babak kompetisi hingga berhasil mengantarkan delegasi terbaik Indonesia untuk bersaing langsung di panggung dunia. Tahun ini menjadi pencapaian monumental bagi dunia pendidikan teknologi tanah air karena KodeKiddo dipercaya sebagai tuan rumah untuk gelaran puncak Final Global Codeavour 7.0.

Founder KodeKiddo, Meilani Hendrawidjaja, menyampaikan kebanggaannya atas terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Codeavour 7.0 Global Round. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi bukti kemampuan Indonesia dalam menggelar ajang teknologi berskala internasional sekaligus menunjukkan besarnya antusiasme pelajar Indonesia terhadap AI, coding, dan robotics. Untuk mempersiapkan siswa bersaing di tingkat global, KodeKiddo menghadirkan pendampingan melalui lebih dari 30 cabang dan kelas preparasi khusus. “Kita membimbing mereka untuk merealisasikan ide-ide mereka menjadi project nyata,” ujarnya. Meilani juga menegaskan pentingnya dukungan guru, mentor, dan orang tua dalam perjalanan siswa menjadi inovator muda.

Panggung Dunia Codeavour 7.0 di Indonesia

Codeavour 7.0 merupakan kompetisi global terkemuka di koding, AI dan robotik yang diinisiasi oleh Future Skills Education Foundation dan STEMpedia dengan platform PictoBlox. Menargetkan inovator muda usia 7–18 tahun dari seluruh dunia, ajang tahun ketujuh ini memperebutkan total hadiah ribuan dollar dan berbagai penghargaan.

Founder dan CEO STEMpedia, Pankaj Kumar Verma, mengatakan Codeavour 7.0 menjadi ajang bagi siswa untuk menciptakan solusi nyata melalui AI, coding, dan robotics. Menurutnya, STEMpedia membangun ekosistem pembelajaran yang mendorong pelajar mengembangkan kreativitas sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat melalui teknologi. “AI akan menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya saat menjelaskan pentingnya pemahaman teknologi sejak dini bagi generasi muda.

Sementara itu, Director Future Skills Education Foundation, Pancham Chopra, menilai Codeavour berbeda dari kompetisi AI dan robotika lainnya karena lebih menekankan inovasi dan kolaborasi dibanding sekadar perlombaan. Ia menjelaskan Indonesia dipilih sebagai tuan rumah global round tahun ini karena memiliki banyak proyek inovatif dari para pelajar serta antusiasme besar terhadap perkembangan teknologi. “Indonesia memiliki banyak inovasi luar biasa dari para pelajar,” ujarnya. Pancham berharap Codeavour dapat menjadi wadah bagi generasi muda dari berbagai negara untuk bertukar ide, membangun portofolio, dan menciptakan solusi bagi tantangan global melalui teknologi.

Sebagai tuan rumah kegiatan final global, KodeKiddo menyelenggarakan rangkaian Codeavour 7.0 secara komprehensif, mulai dari eliminasi awal, babak regional, babak nasional, hingga puncaknya pada babak global yang menyatukan talenta-talenta digital terbaik dari berbagai belahan dunia.

Saringan Ketat: Dari Ratusan Inovasi Menuju 54 Tim Terbaik

Antusiasme luar biasa ditunjukkan oleh talenta muda tanah air dengan terdaftarnya 800 peserta yang tergabung dalam 350 tim dari seluruh Indonesia. Setelah melalui proses kurasi yang ketat. Di 11 April 2026 babak Regional digelar serentak di 12 cabang KodeKiddo di berbagai kota di Indonesia. Berdasarkan penilaian aspek teknis dan inovasi yang sangat ketat, terpilihlah 54 tim terbaik dari 3 kategori untuk melaju membawa nama Indonesia ke babak National dan Global Round di tanggal 16 – 17 Mei 2026.

Daftar lengkap nama tim dan presentasi proyek inovatif mereka dapat diakses melalui tautan resmi: kodekiddo.com/codeavour7/.

Berikut adalah para pemenang Codeavour 7.0 Nasional Award Indonesia:

TRACK 1

1. Kategori Elementary Track 1

– Juara 1 Adriel Hielarius Prasetya, Bara Genibiru dan Samuel Maverick Linardi dengan nama tim Ecotrio dari SD Pangudi Luhur St. Timotius Surakarta.

– Juara 2 Alvaro Orlando Putra Mahardhika, Nandana Aryasyata Rajendra dan Fahmi Ammar dengan nama tim ARF Squad dari SDN Cemara Dua Surakarta, SD Muhammadiyah 1 Surakarta dan SD islam Diponegoro.

2. Kategori Junior Track 1

– Juara 1 Alva Romeo Thoriq Al Fath, Faizan Zuhayr Pradana dan Alif Pradani dengan nama tim Filotek Intelect dari SMPS 2 Al Muhajirin Purwakarta.

– Juara 2 Mikhayla Leandra Krisbayu dengan nama tim Mikhayla Leandra dari SMP Santa Laurensia Alam Sutera.

3. Kategori Senior Track 1

– Juara 1 Aflah Berlian Darmanta, I Gede Made Kenan Putra Dharma dan Rainier Pearson Saputra dengan nama tim TriCodeX dari Binus School Semarang.

– Juara 2 Fergie Gunawan Anwar dengan nama tim EcoPlant dari Al-Irsyad Satya Islamic School.

4. Kategori Code Girls Track 1

Kirana Dewi Fawnia dan Athaya Farzana Nareswari dengan nama tim Sereviance dari Syafana Islamic School Tangerang.

TRACK 2

1. Kategori Elementary Track 2

– Juara 1 Muhammad Alfarizqi Faried dan Rafardhan Fajar Rahman dengan nama tim Mujahid Tech dari SD Islam Cendekia Muda Makassar dan SD Negeri 5 Ballo Kabupaten Takalar.

– Juara 2 Ignatius Aaron Haryanto dengan nama tim RoboFit dari Sekolah Ciputra Surabaya.

2. Kategori Junior Track 2

– Juara 1 Janice Patricia Liman dengan nama tim Volt dari Sekolah Gloria Surabaya.

– Juara 2 Raphael Gilbert Tan dan Gregorius Agung Gunawan dengan nama tim The Self Proclaimed Master of Technology dari Canisius College.

3. Kategori Senior Track 2

– Juara 1 Sebastian Harry Arsena, Austin Jackson Sim dan Ksatria Wibawa Putra Murti dengan nama tim sCREWdriverZ dari Sekolah Global Sevilla Pulo Mas dan ACS Jakarta.

– Juara 2 Rafael Caruso Gunawan, Reynold Sophian dan Giovani Rolando Gunawan dengan nama tim Team PIK dari Sekolah Sinar Dharma, Ipeka Pluit dan SIS PIK.

Final Global Round Codeavour 7.0 sukses dilaksanakan pada Sabtu–Minggu, 16–17 Mei 2026, bertempat di Kampus BINUS Alam Sutera, Tangerang.

Track 1 (AI Innovation): Tim dalam track ini membuat dan mempresentasikan proyek inovasi AI dengan platform Pictoblox serta menunjukkan kemampuan problem solving mereka di hadapan para juri dan mentor dari dunia teknologi, pendidikan, dan industri.

Track 2 (Robotics): Tim track 2 bertanding di bidang robotik untuk memecahkan berbagai tantangan global dengan tema Wellness Wave.

Track 3 (Robo Soccer League): Tim track ini yang bertanding sengit dalam turnamen robotik sepak bola.Acara Global Codeavour 7.0 ini juga dihadiri oleh para tamu penting dari berbagai macam pihak yang membuka dan memberi penghargaan kepada pemenang, seperti:

1. Bapak Jumail, B.Sc., M.Sc, (Tenaga Ahli Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Transformasi Digital dan Kecerdasan Artifisial).

2. Ibu Dr. Meiliana, S. Kom, M. Sc. (Deputy Dean – Collaboration & Global Recognition School of Computer Science BINUS University).

3. ⁠Ibu Eko Santini (Kepala BCA KCU Gading Serpong)

4. Mr Dhrupal (Co-founder & CEO STEMPedia)

5. ⁠Ms Meilani Hendrawidjaja (Founder KodeKiddo)

6. Ms Pancham (Director Future Skills Education Foundation (FSEF)

Berikut adalah tim dari Indonesia yang berhasil menjadi pemenang Codeavour 7.0 Global Award:

TRACK 1

1. Kategori Elementary Track 1

– First Runner Up Muhammad Nayazka Cipta dengan nama Tim AZKA dari Ghoriebyte HS Tangerang.

– Consolation Award Mosa Asytar Naafi dengan nama tim Cheappickles dari SD DARUL HIKAM INTEGRATED SCHOOL.

– Well-Being Award Exel Fedro Huang, Denzel Gavriel Lee dan Patrick Chandra dengan nama Tim DEXTRICK dari SD DARMA YUDHA.

2. Kategori Junior Track 1

– Winner Mikhayla Leandra Krisbayu dengan nama Tim Mikhayla Leandra dari SMP Santa Laurensia Alam Sutera.

– Consolation Award Faizan Zuhayr Pradana, Alva Romeo Thoriq Al Fath dan Alif Pradani dengan nama Tim Filotek Intelecta dari SMPS 2 Al Muhajirin Purwakarta.

3. Kategori Senior Track 1

– Consolation Award Tristan Dylan Gunawan, Haskell Kay Kurniawan dan Vincentius Alvino Louis Gunawan dari Tim Calibre dari SMAK Kolose Santo Yusup dan SMA Kristen Charis Malang.

– Consolation Award Michelia Nabila Az-Zahra, Kayla Isnaini Nur Rahmaningrum dan Aulia Lathifah dengan nama Tim Mickael dari MA Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen.

– Consolation Award Michelle Soetanto dan Denzel Haliem dengan nama tim 2AM dari Cita Hati School Surabaya dan Cita Hati School Surabaya.

TRACK 2

1. Kategori Senior Track 2

– First Runner Up Sebastian Harry Arsena, Ksatria Wibawa Putra Murti dan Austin Jackson Sim dengan nama Tim sCREWdriverZ Sekolah Global Sevilla Pulo Mas dan ACS Jakarta.

– Consolation Award Alexander Lionel Santoso, Celine Angelina Kurniawan dan Roger Christian Hartono dengan nama Tim LRC dari Sekolah Ciputra Surabaya.

TRACK 3

1. Kategori Junior Track 3

– First Runner Up Gde Erland Dewantara Kurniawan dan Jeremy Huan En Yu dengan nama Tim Steel Guardians dari Santosa Intercultural School dan SD BALI PUBLIC SCHOOL.

2. Kategori Senior Track 3

– First Runner Up Victor Nera Umardicha dan Zachary Griffin Handoko dengan nama Tim Cyber Bot United dari SMAS Katolik Santo Yoseph Denpasar.

– Second Runner Up Putu Wirahadi Putra dan I Gusti Made Priya Abhiseka Nareswara dengan nama Tim Tech Striker dari SMA Negeri 1 Sukawati dan SMP NEGERI 1 GIANYAR.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • BERANDA
  • BUSINESS INQUIRY
  • REDAKSI

Copyrights Fokal.id - Forum Komunikasi Alumni Luar Negeri | All Rights Reserved

  • Home
  • FokalNews
  • FokalAdver
  • FokalFigur
  • FokalKuliner
  • FokalTravel
  • FokalLife
  • FokalTekno

Copyrights Fokal.id - Forum Komunikasi Alumni Luar Negeri | All Rights Reserved