Jakarta, fokal.id – Dalam rangka memperkuat peran strategis pemuda dalam kancah global, Presiden Komunitas Muda Visioner Penggerak Nasional, Sdr. Indra A. Oktariawan, memimpin delegasi untuk melakukan audiensi dan pertemuan strategis dengan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Y.M. Bapak Arif Havas Oegroseno, di Kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif ini menitikberatkan pada dua agenda utama, yakni optimalisasi peran pemuda Indonesia dalam organisasi kepemudaan internasional (International Youth Organizations) serta akselerasi potensi ekspor produk anak bangsa ke pasar Eropa.
Dalam paparan strategisnya, Indra A. Oktariawan menegaskan komitmen Komunitas Muda Visioner Penggerak Nasional untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam diplomasi jalur kedua (second-track diplomacy). “Kami memandang bahwa pemuda tidak hanya objek, melainkan subjek aktif dalam diplomasi global. Keterlibatan aktif dalam forum internasional adalah kunci untuk menyuarakan kepentingan nasional,” ujar Indra.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri, Arif Havas Oegroseno, menyambut baik inisiatif yang dibawa oleh delegasi. Beliau menyoroti pentingnya kapasitas pemuda dalam memahami geopolitik dan geoekonomi. Secara khusus, Wamenlu memberikan arahan strategis terkait peluang penetrasi pasar Eropa bagi pengusaha muda. Beliau menekankan bahwa standar kualitas dan keberlanjutan (sustainability) menjadi kunci utama untuk menembus pasar Uni Eropa.Pertemuan ini menghasilkan kesepahaman untuk menjajaki sinergi lebih lanjut, khususnya dalam memberikan asistensi bagi para pemuda visioner yang berorientasi ekspor, serta fasilitasi akses menuju jaringan organisasi internasional yang relevan.
Langkah ini menandai babak baru sinergitas antara elemen masyarakat sipil kepemudaan dan pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas melalui jalur diplomasi dan ekonomi global.





