fokal.id – Menikmati kepiting asap dan udang wijen, menu favorit dari Warung Makan Seafood Panembahan 45, yang memiliki cita rasa nikmat, gurih, dan otentik. Hidangan ini dikenal di kebanyakan resto seafood di berbagai daerah dan juga menjadi menu andalan.
Warung Makan Seafood Panembahan 45 dibangun dengan dedikasi dan kerja keras, dengan berbagai lika-liku dalam menghadirkan makanan berkualitas. Warung makan ini telah menjadi pilihan hati banyak pengunjung dan menjadikannya destinasi kuliner di daerah Bekasi.
“Dengan memanfaatkan properti yang saya miliki beberapa tempat di Galaxy, Kalimalang Bekasi, saya buka warung makan seafood ini yang awalnya ingin buka di Surabaya. Karena kendala kontrolnya agak susah dan jauh, maka dipilihlah perbatasan antara Jakarta dan Bekasi,” ujar Tara sang pemilik.
Kini Warung Makan Seafood Panembahan 45 sudah menginjak tahun ketujuh, dengan pengalaman yang cukup panjang dan sempat melewati masa pandemi. Awalnya hanya menempati satu ruko, kini sudah berkembang menempati dua ruko untuk memperluas area agar pelanggan lebih nyaman.
Tara, sang pemilik resto, merupakan seorang engineer alumni Inggris yang mengambil S2 Teknik Elektro saat mengenyam pendidikan di London. Latar belakangnya terbilang jauh dari dunia resto dan kuliner, namun saat masa kuliah ia sempat menggeluti dunia FnB dan pernah memiliki toko kopi di daerah Galaxy, Bekasi dengan brand Kopi Broker, yang hingga kini masih ada meskipun sudah berganti kepemilikan—Tara kini hanya menyewakan propertinya saja.
Selain itu, Tara juga menjabat sebagai direktur di PT. Malmass Mitra Teknik. Warung Makan Seafood Panembahan 45 merupakan bisnis sampingan yang dimiliki Tara, yang juga bertujuan membantu orang lain agar memiliki penghasilan.
Pada awal membuka resto seafood ini, masih menggunakan angciu, sebagaimana umumnya masakan seafood. Namun karena kehalalannya meragukan dan mayoritas pelanggan adalah muslim, akhirnya angciu tidak lagi digunakan dan diganti dengan bahan sejenis yang halal.
Selain menu favorit kepiting asap dan udang wijen, tersedia juga berbagai menu lainnya seperti ikan, kerang, cumi, dengan pilihan saus Padang, tiram, asam manis, lada hitam, tauco, mentega, dan lain-lain. Tersedia pula sayur kangkung balacan, cah kangkung seafood, dan tumis toge ikan asin. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau dengan rasa dan kualitas yang tetap diutamakan.
Menariknya, Warung Makan Seafood Panembahan 45 juga selalu berusaha menyajikan menu sesuai permintaan pengunjung meskipun tidak tercantum di daftar menu. Menu seafood tumpah yang sedang hits atau paket amburadul juga tersedia di sini. Warung makan ini buka setiap hari mulai pukul 12.00 hingga 22.00 dan setiap malam Minggu dimeriahkan dengan live music.
“Tantangan jualan masakan seafood, harga bahan bakunya saja sudah cukup mahal. Meski begitu, Alhamdulillah sudah bisa menutup biaya operasional. Kami masih terus belajar memperbaiki dan menambah menu ke depannya,” tutup Tara.
Bagi Anda yang ingin merasakan sensasi kepiting asap dan udang wijen, silakan melipir ke Warung Makan Seafood Panembahan 45!
(Dita)





